Kata-kata di Kota

foto: Anwar Jimpe Rachman

Bila ke kota yang baru saya kunjungi, hal yang paling menyenangkan adalah memeriksa teks-teks di sekitaran kota bersangkutan. Hal itu juga saya lakukan ketika berkesempatan ke Tual, kotamadya di Maluku Tenggara. Di sana mendapati angkutan kotanya yang bertuliskan “Futu Fesse”, sejenis kuliner dari beras produk kebudayaan masyarakat Bugis. Keturunan Bugis memang banyak di kota yang berada di Pulau Dullah ini.

foto: Anwar Jimpe Rachman

Saya menduga, “Buaz” adalah nama kelompok pemuda. Gambar ini saya ambil ketika Langgur sedang lengang warganya sedang merayakan Hari Paskah. Langgur adalah ibukota Maluku Tenggara yang terletak di Pulau Kei Kecil.

foto: Anwar Jimpe Rachman

Plang ini bagi saya unik karena “jual kambing untuk korban”. Biasanya sih “jual kambing untuk kurban”. Gambar ini saya ambil di kawasan ‘kota baru’ Tual, sekisar sekilometer dari ‘kota lama’. [Anwar Jimpe Rachman]

 

 

One Response to “Kata-kata di Kota”

  1. daengrusle says:

    bahasa adalah identitas, kota adalah wajah..
    bahasa kota adalah soalan wajah, soalan identitas.

Leave a Reply